Parenting MTsN 4 Malang: Menguatkan Peran Orang Tua dalam Mendidik dengan Hati

Kab. Malang (MTsN 4 Malang) – MTsN 4 Malang menggelar kegiatan parenting bagi siswa kelas IX bersama wali murid pada hari ini Rabu, (1/04) di Pendopo Desa Harjokuncaran. Kegiatan ini mengusung tema “Mendidik dengan Hati, Membimbing dengan Keteladanan”, sebagai upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi putra-putri menghadapi masa remaja dan persiapan jenjang pendidikan selanjutnya.

Acara diikuti oleh seluruh siswa kelas IX beserta wali murid dengan penuh antusias. Kegiatan diawali dengan istighotsah dan sambutan dari Ketua Komite yang menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan pihak madrasah dalam membentuk karakter anak. Selanjutnya, Kepala MTsN 4 Malang, Ibu Khusnul Fiqriyani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak.

Kegiatan parenting ini menghadirkan Ustadz Khoiruddin, Khodimul Majlis Jamaah Rosulillah Malang, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan perbedaan pola mendidik anak pada zaman dahulu dan sekarang. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini jauh lebih kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa hal yang paling utama dan tidak boleh ditinggalkan adalah kekuatan doa orang tua, yang menjadi fondasi keberkahan dan kesuksesan anak.

Suasana semakin khidmat ketika memasuki sesi refleksi. Momen paling mengharukan terjadi saat para siswa diminta untuk mencium kaki orang tua masing-masing sebagai bentuk bakti dan penghormatan. Tangis haru pecah di antara siswa dan wali murid, menggambarkan betapa dalamnya hubungan kasih sayang yang terjalin serta penyesalan atas kesalahan yang mungkin pernah terjadi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemudahan bagi para siswa dalam menempuh masa depan mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara anak dan orang tua, serta semakin kuatnya peran keluarga dalam mendidik dengan hati dan membimbing melalui keteladanan.