Kab. Malang (MTsN 4 Malang) – Forum Silaturahmi Wali Siswa (Forstawa) MTsN 4 Malang menggelar kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan doa bersama dalam rangka Milad MTsN 4 Malang ke-33 Jumat, (23/1). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh wali murid serta diikuti seluruh warga madrasah.
Acara diawali dengan istighotsah bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan permohonan keberkahan bagi madrasah, peserta didik, serta seluruh keluarga besar MTsN 4 Malang. Suasana religius terasa kuat ketika seluruh hadirin larut dalam doa dan dzikir bersama.
Hadir sebagai pembicara, KH. Nur Salim menyampaikan tausiyah tentang makna Isra’ Mi’raj, khususnya dalam konteks pendidikan anak. Beliau menekankan bahwa anak merupakan titipan Allah SWT yang harus dididik dengan penuh tanggung jawab, keteladanan, dan kasih sayang. Dalam ceramahnya, KH. Nur Salim mengingatkan pentingnya membiasakan dan menjaga ibadah sebagaimana yang dibawa Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa agung Isra’ Mi’raj, terutama shalat sebagai tiang agama.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya ibadah sebagai pondasi kehidupan. Orang tua dan pendidik memiliki amanah besar untuk menanamkan nilai-nilai ibadah kepada anak sejak dini,” tutur beliau.
Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama bagi seluruh warga madrasah dan wali murid dalam menyongsong Milad MTsN 4 Malang ke-33, dengan harapan madrasah semakin maju, berkah, dan konsisten mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur serta harapan agar MTsN 4 Malang senantiasa mendapat ridha dan perlindungan Allah SWT dalam menjalankan amanah pendidikan.



