Siswa MTsN 4 Malang Raih Medali Emas Bupati Cup 2026, Bukti Madrasah Cetak Generasi Religius dan Berprestasi

Kab. Malang (MTsN 4 Malang) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MTsN 4 Malang. Zahra Ifa Mazidah, salah satu siswi program Kelas Agama, berhasil meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan pada 5–6 September 2026.

Keberhasilan Zahra menjadi bukti bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya membentuk siswa yang unggul dalam bidang akademik dan religiusitas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi serta bakat mereka di berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri.

Bagi Zahra, medali emas tersebut bukan sekadar penghargaan. Prestasi itu menjadi buah dari proses latihan yang dijalaninya dengan sungguh-sungguh. Ia mengaku merasa puas dengan latihan yang telah dilakukan selama ini karena kerja keras dan kedisiplinan tersebut akhirnya membuahkan hasil di arena pertandingan.

“Saya merasa puas dengan latihan yang selama ini saya jalani. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi,” ungkap Zahra.

Keikutsertaan Zahra dalam pencak silat juga menunjukkan bahwa menjadi siswa Kelas Agama bukan berarti harus membatasi diri hanya pada kegiatan keagamaan. Justru, nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan agama seperti disiplin, kesabaran, tanggung jawab, ketekunan, dan pengendalian diri menjadi bekal penting dalam membangun mental seorang atlet.

Pencak silat pun memiliki nilai yang sejalan dengan pendidikan karakter di madrasah. Seorang pendekar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus memiliki sikap rendah hati, mampu mengendalikan diri, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Kepala MTsN 4 Malang, Khusnul Fiqriyani, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Zahra. Menurutnya, prestasi tersebut semakin memperkuat komitmen madrasah dalam memberikan ruang bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

“Kami tentu sangat bangga. Madrasah tidak hanya ingin mencetak siswa yang religius, tetapi juga siswa yang memiliki prestasi dan karakter kuat. Zahra membuktikan bahwa siswa Kelas Agama pun bisa menjadi seorang pendekar dan berprestasi di bidang olahraga,” tuturnya.

Prestasi Zahra menjadi pesan bahwa belajar agama, berprestasi, dan berolahraga bukanlah tiga hal yang harus dipertentangkan. Ketiganya justru dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi yang memiliki ilmu, akhlak, mental tangguh, dan kemampuan berprestasi.

MTsN 4 Malang terus berkomitmen memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk menemukan dan mengembangkan potensi terbaiknya. Sebab, setiap anak memiliki jalan prestasinya masing-masing. Ada yang bersinar melalui ilmu pengetahuan, ada yang mengharumkan nama madrasah melalui seni, ada pula yang mengukir prestasi melalui olahraga.

Zahra telah menunjukkan salah satunya: dengan disiplin berlatih, keyakinan, dan ketekunan, seorang siswi madrasah dapat berdiri sebagai juara sekaligus tetap tumbuh sebagai pribadi yang religius dan berkarakter.