MTsN 4 Malang Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dan KBC Sebagai Penguatan Branding Madrasah

Kab. Malang (MTsN 4 Malang) — Workshop bertajuk “Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Kegiatan Pembelajaran serta Penguatan Branding Madrasah” digelar dengan semangat kolaboratif di Aula Matsanema, Jumat (1/8). Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Bapak Sahid, M.M., yang menekankan pentingnya inovasi pembelajaran yang menyentuh hati peserta didik sekaligus membangun citra positif madrasah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bapak Sahid menyampaikan bahwa tantangan pendidikan masa kini tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memanusiakan peserta didik. “Kurikulum berbasis cinta adalah pendekatan yang menyentuh ranah afektif, memperkuat empati guru, serta membangun karakter peserta didik secara utuh,” tegasnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber Bapak Suliyat, M.Si yang membahas implementasi deep learning dalam proses pembelajaran aktif, reflektif, dan bermakna. Para guru madrasah didorong untuk memanfaatkan teknologi serta pendekatan pembelajaran mendalam untuk menggugah daya pikir kritis dan kreatif peserta didik. Selain itu, sesi khusus penguatan branding madrasah turut menjadi sorotan penting, mengingat peran citra lembaga dalam membangun kepercayaan publik.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari guru, kepala madrasah, serta pengelola pendidikan dari KKM MTsN 4 Malang. Kepala Matsanema, dalam keterangannya, berharap agar hasil dari workshop ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata di ruang-ruang kelas. “Madrasah harus terus bertransformasi menjadi ruang yang penuh cinta, ilmu, dan inovasi,” ujarnya dengan semangat.