Penyaluran Zakat Fitrah MTsN 4 Malang Jangkau Warga Dua Desa

Kab. Malang (MTsN 4 Malang) – Kegiatan kepedulian sosial kembali dilaksanakan oleh keluarga besar MTsN 4 Malang melalui penyaluran zakat fitrah yang dihimpun dari para siswa. Penyaluran zakat tersebut dilaksanakan pada hari ini, Rabu (11/03), dengan sasaran masyarakat di seluruh RT yang berada di Desa Harjokuncaran dan Desa Ringinsari.

Pengumpulan zakat fitrah telah dimulai sejak awal kegiatan Pondok Ramadhan yang dilaksanakan di madrasah. Selama kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk menunaikan kewajiban zakat sekaligus belajar secara langsung mengenai nilai-nilai kepedulian sosial dalam ajaran Islam. Melalui proses ini, siswa tidak hanya memahami zakat sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai sarana berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.

Zakat yang telah terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat yang termasuk dalam delapan golongan penerima zakat (asnaf), di antaranya fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil. Penyaluran dilakukan dengan mendistribusikannya ke seluruh RT di Desa Harjokuncaran dan Desa Ringinsari agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih merata.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, zakat fitrah yang dihimpun dari para siswa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Melalui kegiatan ini pula, madrasah ingin menanamkan nilai pendidikan karakter kepada para siswa, bahwa ibadah tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Dengan demikian, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berempati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Tujuan utama dari kegiatan penyaluran zakat fitrah ini adalah untuk menyalurkan amanah para siswa kepada masyarakat yang berhak menerima, sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dengan masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan keberadaan madrasah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial bagi lingkungan sekitarnya.